Judul: Hujan Dan Teduh
Penulis: Wulan Dewatra
Penerbit: Gagas Media
Tahun: 2011
Sinopsis: Kepadamu, aku menyimpan cemburu hearts harapan Yang tertumpuk Diposkan Sesak dipenuhi ragu. Terlalu Banyak Ruang Yang Tak Bisa aku buka.Dan, kebersamaan cuma memperbanyak Ruang Tertutup. Mungkin, jalan kitd TIDAK bersimpangan. Ya, Jalanmu Dan jalanku. Meski, diam-diam, Aku Masih Saja menatapmu dengan cinta Yang malu-malu. Aku dan kamu, seperti hujan Dan teduh. Pernahkah Kau mendengar kisah mereka? Hujan Dan teduh ditakdirkan Bertemu, tetapi TIDAK Bersama hearts Perjalanan. Seperti Itulah Cinta kitd. Seperti menebak langit abu-abu. Mungkin, jalan kitd TIDAK bersimpangan ....
Kesimpulan:
Novel ini menceritakan 2 kisah cinta Bintang, di masa SMA dan masa kuliah. Cerita pertama adalah cerita saat SMA Bintang terlibat percintaan terlarang dengan seorang gadis bernama Kaila. Kisah kedua adalah cerita cinta Bintang di masa kuliahnya yang juga tak kalah tragis. Saat kuliah Bintang bertemu dengan Noval, sosok pria yang awalnya bisa membuat Bintang menemukan cintanya yang ‘wajar’ tapi ternyata akhirnya membawanya kepada cinta yang terlarang dalam versi lain. Sikap ala ‘Lucifer’ yang sering kali muncul dalam novel ini menimbulkan kesan angker.
Ikitad publik:
Judul : Hujan dan Teduh
Pengarang : Wulan Dewatra
Tahun Terbit : 2011
Penerbit : GagasMedia
Jumlah Hal : 256 halaman
Kategori : Fiksi, Novel, Life
Ukuran: 13 x 19 cm
Harga : Rp. 43.000,-
ISBN: 979-780-498-4
Penilaian:
Meskipun cerita ini agak ‘vulgar’, tapi yang bisa kita rasakan, penulis menuturkannya dengan begitu halus. Aku pikir, cerita ini ditulis jujur apa adanya, tapi bukan untuk mengajarkan anak muda sekarang untuk bertindak ‘menyimpang’ layaknya tokoh dalam novel ini. Satu hal positif yang mungkin coba disampaikan penulis di sini bahwa setiap tindakan kita itu ada akibatnya dan kita harus berani dan bertanggung jawab atas apa yang sudah kita lakukan.
Penulis: Wulan Dewatra
Penerbit: Gagas Media
Tahun: 2011
Sinopsis: Kepadamu, aku menyimpan cemburu hearts harapan Yang tertumpuk Diposkan Sesak dipenuhi ragu. Terlalu Banyak Ruang Yang Tak Bisa aku buka.Dan, kebersamaan cuma memperbanyak Ruang Tertutup. Mungkin, jalan kitd TIDAK bersimpangan. Ya, Jalanmu Dan jalanku. Meski, diam-diam, Aku Masih Saja menatapmu dengan cinta Yang malu-malu. Aku dan kamu, seperti hujan Dan teduh. Pernahkah Kau mendengar kisah mereka? Hujan Dan teduh ditakdirkan Bertemu, tetapi TIDAK Bersama hearts Perjalanan. Seperti Itulah Cinta kitd. Seperti menebak langit abu-abu. Mungkin, jalan kitd TIDAK bersimpangan ....
Kesimpulan:
Novel ini menceritakan 2 kisah cinta Bintang, di masa SMA dan masa kuliah. Cerita pertama adalah cerita saat SMA Bintang terlibat percintaan terlarang dengan seorang gadis bernama Kaila. Kisah kedua adalah cerita cinta Bintang di masa kuliahnya yang juga tak kalah tragis. Saat kuliah Bintang bertemu dengan Noval, sosok pria yang awalnya bisa membuat Bintang menemukan cintanya yang ‘wajar’ tapi ternyata akhirnya membawanya kepada cinta yang terlarang dalam versi lain. Sikap ala ‘Lucifer’ yang sering kali muncul dalam novel ini menimbulkan kesan angker.
Ikitad publik:
Judul : Hujan dan Teduh
Pengarang : Wulan Dewatra
Tahun Terbit : 2011
Penerbit : GagasMedia
Jumlah Hal : 256 halaman
Kategori : Fiksi, Novel, Life
Ukuran: 13 x 19 cm
Harga : Rp. 43.000,-
ISBN: 979-780-498-4
Penilaian:
Meskipun cerita ini agak ‘vulgar’, tapi yang bisa kita rasakan, penulis menuturkannya dengan begitu halus. Aku pikir, cerita ini ditulis jujur apa adanya, tapi bukan untuk mengajarkan anak muda sekarang untuk bertindak ‘menyimpang’ layaknya tokoh dalam novel ini. Satu hal positif yang mungkin coba disampaikan penulis di sini bahwa setiap tindakan kita itu ada akibatnya dan kita harus berani dan bertanggung jawab atas apa yang sudah kita lakukan.














